Setelah sempat menyandang predikat kota pendidikan, Depok kini berencana menyediakan ‘mobil blogger’ untuk warganya. Bukan untuk mengincar predikat ‘kota blogger’, tetapi lebih pada sosialisasi penggunaan blog di Internet.

Dilatar belakangi maraknya jejaring sosial di Internet, pemerintah kota Depok terdorong untuk menghadirkan mobil berjalan yang bisa digunakan untuk para komunitas blog di kota Depok.

MCAP atau Mobile Community Access Point adalah bentuk sarana yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mempermudah sosialisasi blog serta memperkuat komunitas blogger di Kota Depok,’ kata Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail saat ditemui di acara Puncak Lomba Blog Depok, Mal Depok, Sabtu 6 November 2010.

Dikatakan Nur Mahmudi, nantinya mobil tersebut akan berkeliling kota Depok, mulai dari pusat keramaian, Margonda Raya, sampai Universitas Indonesia dan kampus-kampus di sekitarnya. Untuk sementara, mobil yang tersedia baru satu unit sebagai contoh. ‘Nantinya, akan ditambah menjadi beberapa tergantung pada kebutuhan,’ tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula blogger ternama Raditya Dika. Di sela talkshow, dia mengungkapkan rasa kagumnya pada antusiasme anak-anak sekolah yang sangat tinggi sebagai blogger pemula, Bagi Raditya sendiri, blog didefinisikannya sebagai hobi natural yang membutuhkan kreativitas.

‘Membuat blog itu adalah hobi, Tidak bisa dipaksakan. Jadi, bagi anak-anak atau pemula yang mau belajar harus mengenal dan menyukai blog terlebih dulu,’ katanya.

Di dalam blog, setiap orang bebas memasukkan konten apa saja, mulai dari curahan hati, gambar, musik, hingga video favorit, bahkan sampai ada yang memanfaatkannya untuk mencari uang. Namun, bagi Donny BU dari ICT Watch, kebebasan itu harusnya tak berlaku juga untuk anak.

Sebab itu, untuk melindungi anak dari konten kekerasan atau porno, setiap orang tua harus tetap waspada dan mengawasi anak saat menggunakan Internet.

‘Bakat atau hobi membuat dan menulis blog tetap harus mendapat perhatian penuh dari orangtua, karena tujuan si anak harus tetap positif,’ kata Donny. ‘Arahkan mereka untuk memanfaatkan blog sebagai wadah untuk menuangkan ide atau berbisnis yang menghasilkan uang,’ tandasnya.